family


Lama banget nggak posting, dan sekali posting topiknya seperti topik ibu-ibu :).

Alhamdulillah, tanggal 23 Januari kemarin, Naila genap berusia enam bulan dengan kondisi yang sangat sehat dan montok. Genap enam bulan pula sang bundanya Naila memberikan ASI (Air Susu Ibu) eksklusif (pemberian ASI tanpa makanan tambahan lain pada bayi) Naila seperti anjuran pemerintah dan WHO. Genap enam bulan bukan berarti pemberian ASI dihentikan, namun tetap diteruskan. ASI masih menjadi menu utama bayi karena masih mampu mencukupi kebutuhan bayi hingga 60 %. Sisanya dicukupi dengan pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI). Naila memasuki milestone penting dalam hidupnya memulai makan makanan selain ASI. Karena alhamdulillah produksi ASI bundanya Naila sangat baik, dan manfaat ASI yang takterbantahkan, kami berusaha untuk tidak mengganti ASI dengan susu formula yang berarti juga dapat menghemat pengeluaran :)

Dasar hukum pemberian ASI kepada bayi seperti termaktub dalam Al Qur’an :

Para ibu hendaknya menyusukan anak-anaknya selama 2 tahun penuh. Yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuannya. Dan kewajiban ayah memberikan makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara yang ma’ruf….” (QS. Al Baqarah : 233)

Sedangkan untuk tingkat nasional, pemberian ASI mengacu pada Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 450/Men.Kes/SK/IV/2004 tanggal 7 April 2004. Untuk tingkat internasional mengacu pada WHA Resolution 54.2 yang diadopsi pada Mei 2001 :

(4) to strengthen activities and develop new approaches to protect, promote and support exclusive breastfeeding for six months as a global public health recommendation, taking into account the findings of the WHO expert consultation on optimal duration of exclusive breastfeeding, (note 1) and to provide safe and appropriate complementary foods, with continued breastfeeding for up to two years of age or beyond, emphasizing channels of social dissemination of these concepts in order to lead communities to adhere to these practices;

Naila terlahir dengan bobot normal, namun di sekitar ambang bawah (2550 gram) sehingga banyak yang berkomentar naila kecil. Namun alhamdulillah pertumbuhan Naila dengan pemberian ASI saja sungguh menggembirakan. Sampai enam bulan, berat Naila lebih dari 8 kg yang berarti naik tiga kali lipat dari berat sewaktu lahir. Perkembangan motoriknya juga bagus, kini sudah berguling - guling dan mengangkat bokongnya ketika tengkurap, plus “ngocehnya” yang sering bikin gemes.

naila2.jpg

naila-bunda.jpg

Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) pertama yang dikonsumsi Naila berupa bubur instant dengan kandungan sereal dan susu dengan dibuat agak encer agar Naila bisa menyesuaikan dengan smooth. Mitos yang mengatakan jika terlalu lama memberikan ASI menyebabkan bayi susah makan pun agaknya terbantahkan, karena Naila tidak menolak pemberian makanan pendamping ASI di hari pertamanya.

So, buat ibu - ibu dan bapak - bapak semua, mari dukung pemberian yang terbaik untuk bayi kita, beri mereka ASI Eksklusif. Bagi calon ibu maupun bapak, mungkin bisa mempersiapkan dan memantapkan niat untuk memberi asi eksklusif jika kelak mempunyai bayi, termasuk mengantisipasi kemungkinan ASI tidak keluar atau kendala - kendala lain yang menyebabkan gagalnya pemberian asi eksklusif. ASI eksklusif mungkin tidak membuat bayi super, namun memberikan yang terbaik kepada buah hati di masa pertumbuhan emasnya merupakan investasi terbaik untuk anak kita.

Popularity: 18% [?]

Technorati Tags: ,

Kemaren baru balik dari Indonesia, Purbalingga tepatnya. Kurang lebih delapan hari kuhabiskan waktu di sana. Adalah karena lahirnya Farzana Shasmeen Azkanaila - lah alasan aku pulang. Yups, aku sekarang menjadi seorang ayah   dari seorang puteri.

Naila lahir pada tanggal 23 Juli 2007 lalu ketika aku masih di Singapura. Ternyata Naila lahir dua minggu lebih awal dari prakiraan semula yang 6 Agustus. Meski agak kecewa nggak bisa menemani isteri melahirkan, aku sangat bersyukur karena ibunda Naila dan Naila kondisinya sehat. Aku baru bisa melihat dan menggendong Naila pada saat Naila sudah berumur 4 hari. Sebelumnya hanya melihat gambar Naila yang dikirim lewat mms. Naila lahir dengan bobot yang cukup kecil, 2550 gram dengan panjang 46 cm dan sempat dimasukkan ke inkubator selama 8 jam. Ketika Naila pulang dari RSIA, bobotnya sudah mencapai 2700 gram. Dan ketika ditimbang saat berumur 12 hari, bobotnya sudah naik menjadi sekitar 2900 gram.

Foto Pertama Naila

Pada awalnya, kami memberi nama Farzana Shasmeen Naila. Nama ini sempat kami kabarkan ke teman-teman lewat milis maupun sms. Ini adalah nama yang pertama kuajukan ke isteri dan sebenarnnya langsung di-setujui. Ada beberapa nama lagi yang kuusulkan, namun isteriku lebih suka yang pertama. Pada hari - hari menjelang Naila lahir, isteriku berkata sebenarnya menginginkan nama dengan panggilan Azka. Setelah kuotak-atik akhirnya keluar usulan nama terakhir menjadi Farzana Shasmeen Azkanaila. Azka sendiri bermakna suci sedangkan Naila bermakna orang yang berhasil, Naila juga nama isteri Khalifah Utsman bin Affan. Sengaja kugabungkan agar lebih unik, walaupun biasanya Naila kebanyakan dijadikan sebagai forename. Farzana sendiri merupakan bentuk feminin dari Farzan, bahasa Persia yang berarti cerdas / bijak. Shasmeen berarti sangat cantik, dapat dipercaya, berhati emas. Nama ini tetap tersimpan dan akhirnya diumumkan ’secara resmi’ pada saat aqiqah Naila. Semoga Naila dapat mewujudkan harapan dan doa yang tersisip melalui namanya.

Naila dipangku

Alhamdulillah, kehadiran Naila menjadi penambah kebahagiaan kami, sekaligus penyemangat kerja, meskipun Naila dan iseriku terpisah jauh denganku. Doakan kami agar kami dapat mengemban amanah mendidik Naila menjadi anak yang sholihah dan bermanfaat bagi orang lain.

Popularity: 7% [?]

Technorati Tags: ,

USG terakhir di sg, 19 Mei 2007Hari ini tepat dua minggu isteriku pulang kampung ke Indonesia. Tepat dua minggu di rumah sendirian :( . Kami sepakat agar istriku tinggal di Indonesia insya Alloh untuk enam atau tujuh bulan ke depan. Tak lain dan tak bukan adalah untuk persiapan kelahiran anak pertama kami :) . Mengingat tak adanya pengalaman melahirkan (maklum anak pertama :) ), juga hanya kami berdua di Singapura - pun tentu isteri harus kutinggal bekerja, rasanya agak berat untuk melahirkan di negeri mungil ini. Ditambah dengan biaya persalinan yang bagi kami terasa mahal di sini, melahirkan di negeri sendiri menjadi pilihan terbaik kami.

Berarti sudah dua minggu pula aku nggak merasakan gerakan janin dalam kandungan isteriku lewat telapak tanganku, tidak seperti biasanya dimana kami terbiasa dan mencoba berkomunikasi dengan buah hati kami. Ah .. Kangen. Karena itulah aku tulis di sini :)

Kira-kira, sampai mana ya pertumbuhan bayi kami sekarang ? Biasanya, isteriku rajin mengunjungi halaman perkembangan janin dari minggu ke minggu untuk melihat keajaiban penciptaan seorang manusia seiring dengan hasil USG yang beberapa kali kami lakukan. Video dari Harun Yahya tentang penciptaan manusia juga menarik untuk diperhatikan. Berdasarkan prakiraan terakhir menggunakan ukuran janin, saat ini usia kandungan isteriku sudah 32 minggu, sedangkan berdasarkan EDD awal sekitar 30 minggu. Terlepas dari prakiraan tersebut, hanya Alloh SWT yang menentukan dan tahu kebenarannya.

Buat pembaca sekalian, mohon doanya ya, semoga proses kelahiran anak kami nanti lancar, normal, dan ibu dan bayinya sehat dan anak kami kelak menjadi anak yang soleh. Amiin.

Popularity: 6% [?]