May 2006


Saat ini blog ini sedang dibanjiri oleh aksi spamming di bagian komentar yang sedang menggila. Tercatat sudah lebih dari 1333 komentar yang ditandai spam oleh plugin Wordpress Akismet. Serangan paling besar mungkin adalah hari ini, lebih dari 1000 komentar yang masuk dan tertahan oleh Akismet. Komentar yang lolos masih akan masuk di bagian moderasi, jumlahnya 0. :). Ada beberapa komentar yang awalnya dianggap bukan spam namun sebenarnya spam masuk ke “antrian” moderasi. Dengan mengkategorikan komentar tersebut sebagai spam, sekaligus “mengajari” bahwa tipe komentar yang lolos adalah spam. Sehingga kini plugin Akismet tidak meloloskan satu komentarpun sebagai komentar.

Saya sendiri belum memeriksa seluruh komentar tersebut apakah ada komentar bukan spam yang tertahan di sana. Tapi dengan satu asumsi bahwa sebelum serangan spam meningkat jarang ada komentar bukan spam yang masuk, maka tidak terlalu ragu bagi saya untuk memencet tombol “Delete All” di menu akismet :)
Aksi Spam pada komentar di blog merupakan salah satu pencemar atmosfer blog. Dulu blog sempat mengalami serangan serupa, namun tidak separah saat ini. Entah ada hubungannya atau tidak, tadi siang blog ini sangat lambat ketika diakses.

Plugin Akismet sangat membantu untuk meminimalisasi tindakan spamming. Ini adalah salah satu plugin yang pernah saya pakai dan sudah built in di Wordpress versi terakhir (2.02). Tapi untuk aktivasinya lumayan ribet karena harus menggunakan Wordpress.com API key, semacam kata sandi, untk mengaktifkannya. Untuk mendapatkannya harus membuka sebuag blog account terlebih dahulu di Wordpress.com
Bukan hanya Akismet yang dapat digunakan untuk mengurangi aksi spamming. Sebelumnya saya menggunakan plugin Bad Behaviour ketika masih menggunakan Wordpress versi 1.5. Masih terdapat banyak alternatif lain dengan berbagai macam teknik untuk melawan aksi spamming, seperti WPBayes yang dikembangkan oleh Priyadi dan plugin yang lain yang bisa didapatkan melalui website Wordpress.

Popularity: 2% [?]

Hari Tanpa Tembakau Sedunia

Sehubungan dengan peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2006 yang jatuh pada tanggal 31 Mei 2006, maka kami, penulis blog yang peduli dengan masalah ini, bermaksud untuk memperingatkan kita semua akan bahaya tembakau:

1. Memperingatkan kita semua bahwa tembakau BERBAHAYA DALAM BENTUK APAPUN. Rokok, rokok pipa, bidi, kretek, rokok beraroma cengkeh, snus, snuff, rokok tanpa asap, cerutu… semuanya berbahaya.

2. Memperingatkan kita semua bahwa tembakau dalam jenis, nama dan rasa apapun sama bahayanya. Tembakau BERBAHAYA DALAM SAMARAN APAPUN. Mild, light, low tar, full flavor, fruit flavored, chocolate flavored, natural, additive-free, organic cigarette, PREPS (Potentially Reduced-Exposure Products), harm-reduced… semuanya berbahaya. Label-label tersebut TIDAK menunjukkan bahwa produk-produk yang dimaksud lebih aman dibandingkan produk lain tanpa label-label tersebut.

3. Menuntut Pemerintah Republik Indonesia untuk sesegera mungkin meratifikasi WHO Framework Convention on Tobacco Control (WHO FCTC) demi kesehatan penerus bangsa. Indonesia adalah satu-satunya negara di Asia yang belum menandatangani perjanjian Internasional ini.

Internet, 31 Mei 2006

Tertanda,

Kukuh

Popularity: 2% [?]

Ditengah status Gunung Merapi yang masih Awas, pagi ini Jogja diguncang gempa dengan kekuatan yang cukup besar, 5.9 skala Richter. Saya dapat kabar pertama kali dari isteri di Manado saya satu jam setelah gempa terjadi. Begitu mendengar kabar tersebut saya cek dan monitor terus di detik.com dan sctv. Di salah satu laporan di detik.com, stadion Mandala Krida rusak, membuat saya cukup khawatir sebab rumah mertua terletak di sekitar stadion Mandala Krida.

Alhamdulillah adik ipar saya sempat nelpon isteri saya yang mengabarkan mereka selamat. Walaupun genteng rumah sebagian jebol, lemari roboh dan beberapa tembok rumah di sekitarnya ambruk.
Dikabarkan salah satu tetangga kampung meninggal akibat bencana tersebut. Dari berita yang dilansir smh, sampai saat ini sudah korban yang meninggal sudah mencapai 200 orang. Innalillahi wa inna ilaihi roji’uun.
Sampai saat ini saya masih kesulitan menghubungi balik Jogjakarta, saluran telepon begitu crowded. Bahkan nomer matriks yang dipakai adik sayapun diinformasikan tidak terdaftar, padahal sebelumnya bisa untuk menghubungi lewat telepon dan sms.

Rasa khawatir saya berkurang karena adik kandung saya yang sedang kuliah di Jogja sudah balik ke Purbalingga kemarin. Dia juga melaporkan bahwa gempa cukup terasa di Purbalingga.

Sebagai bagian dari masyarakat Jogja dan Indonesia, saya sedih dan turut berduka cita atas bencana yang menimpa Jogjakarta dan sekitarnya. Semoga korban tidak semakin bertambah.

Popularity: 2% [?]