2 August 2005

Google Earth

Semua pasti telah tahu bahwa sejarah pemetaan diawali dari ribuan tahun yang lalu. Tepatnya kapan, saya tidak tahu, dan kebetulan memang belum melakukan riset tentang itu. Teknik pemetaan berkembang seiring dengan kemajuan teknologi dan mungkin juga transportasi. Saat ini, pemetaan yang cangih sudah lama melibatkan satelit. Selama ini, kita hanya bisa melihat gambar statis hasil tangkapan satelit, itupun untuk lokasi tertentu saja. Seperti waktu bencana tsunami menimpa sebagian wilayah Asia, banyak website yang menampilkan gambar tangkapan satelit untuk daerah yang terkena bencana dahsyat tersebut.
Dengan kemajuan teknologi, pemetaan tidak lagi sekedar dalam bentuk dua dimensi. Kita mungkin sudah tahu tentang MSN Encarta untuk peta dunia secara global. MSN Encarta menyediakan gambar dua dimensi namun sayangnya tingkat presisinya masih jauh dari yang diharapkan. Sebagai contoh, untuk mencari Purbalingga di MSN Encarta, hanya setingkat kecamatan gambar dapat ditampilkan.
Sekarang ini, kombinasi teknologi satelit, fotografi udara, pemetaan dan koneksi internet memungkinkan kita untuk mendapatkan gambar bumi lebih detail hanya melalui komputer. Seperti Google Earth, sebuah software dari Google untuk menampilkan Bumi secara tiga dimensi berdasarkan data dari satelit. Bagi saya, kombinasi software dan satelit melahirkan paduan yang luar biasa untuk menunjukkan keagungan Allah SWT melalui salah satu ciptaannya.
Dengan memakai software ini kita dapat serasa terbang dari satu posisi di bumi ke posisi lainnya. Yang paling penting dari software ini adalah ketersediaan data dari satelit server Google untuk ditampilkan melalui citra "tiga dimensi" di layar komputer.
Berikut ini adalah beberapa citra yang ditangkap dikirim dan ditampilkan melalui software Google earth ini. Gambar pertama adalah posisi kira-kira letak blok saya tinggal. Gambar berikutnya adalah gambar lokasi Purbalingga, yang di-zoom dari bagian Jawa sampai ke gambar yang lebih detail.

Bedok Singapore

Purbalingga 1

Purbalingga 2

Purbalingga 3

Purbalingga 4

Purbalingga 5

Google Earth bisa didapatkan versi bebasnya di sini. Sayangnya, untuk menjalankan Google Earth, persyaratan minimumnya lumayan berat, terutama akses broadbandnya.

* Operating system: Windows 2000, Windows XP
* CPU speed: IntelŪ PentiumŪ PIII 500 MHz
* System memory (RAM): 128MB
* 200MB hard-disk space
* 3D graphics card: 3D-capable video card with 16MB VRAM
* 1024×768, 32-bit true color screen
* Network speed: 128 kbps ("Broadband/Cable Internet")

Seperti tampak pada gambar, awan dapat tercapture dengan lumayan jelas … entah kapan gambar ini diambil. Namun bukan tidak mungkin dengan teknologi lebih canggih bisa didapatkan citra yang lebih detail dan real time, tidak sekedar loading data dari server yang sebenarnya udah lewat beberapa tahun.

Gambar yang lebih detail,seperti gambar kota Paris dengan Menara Eiffelnya, kemngkinan besar ditanggap melalui fotografi udara dan dikombinasikan melalui Google Earth.

GoogleEarth_Eiffel
So, hati - hati saja .. Kita mungkin sedang diawasi oleh .. salah satunya satelit.

Filed under Internet, Technology by

Spread the Word!

Permalink Print Comment
Register Login