Tahu kan acara Toloong di SCTV ? Kebetulan siaran SCTV bisa ditangkap agak lumayan dari apartemen HDBku. Ga seperti edisi-edisi sebelumnya .. aku begitu terkejut dan lebih terharu ketika menonton acara Toloong hari ini. Emang sih ga setiap edisi toloong aku tonton, tapi paling ga ini lebih berkesan dibanding edisi sebelumnya. Hari ini kami berlima nonton acara ini bareng. Acara toloong lebih tepatnya mengajari kita untuk lebih peduli sesama, menolong yang membutuhkan. Biasanya dari kru Toloong akan berpura2 untuk meminta tolong kepada orang tertentu yang mereka dijadikan sasaran. Biasanya kalo orang itu memberi respon positif (menolong), mereka kemudian akan memberikan hadiah. Hadiahnya variatif, rata2 500rb sampai 1juta. Dan biasanya respon ornag yang dapet hadiah ini akan terlihat bahagia karena mendapatkan uang yang tidak mereka sangka.
Tapi edisi hari ini lain. Ibu Suriyah, seorang nenek yang berjualan mainan anak kecil didatangi seorang dari kru tolong yang biasa jadi presenternya, sorii lupa namanya. Presenter ini memohon kepada bu suriyah untuk memberikan bantuan karena dia sudah menjanjikan untuk membelikan mainan kepada dua adiknya dengan alasan dompetnya hilang. Dan ibu inipun memberikan kepada presenter seperti yang ia inginkan dan presenter inipun pergi meningalkan bu suriah. Beberapa saat kemudian dia datang lagi ke ibu Suriah dan bertanya kepada ibu yang baik hati ini apakah ia ikhlas dan ibu suriahpun mengiyakannya. Seperti biasa, ketika seseorang kru Toloong mendapat pertolongan, si penolong akan memberikan uang tanda penghargaan buat sang penolong. Kali ini sejumlah 2juta diberikan kepada ibu suriah. Terharu hati saya ternyata ibu ini menolaak. Malah dia berlarii dan menjauh dari sang presenter. dia mengatakan dia ikhlas dengan bahasa jawa kromo inggilnya. Beberapa kali dibujuk bahwa itu uang beneran, ibu ini tetap ngga mau. Sampai akhirnya ia mau.
Aah, ibu ini begitu menghargai nilai keikhlasan, dia sepertinya tidak mau amalannya ternoda oleh hadiah walaupun sebesar 2 juta. Tentu 2 juta bagi ibu ini begitu besar, bahkan sangat besar. Bisa dibayangkan betapa besar uang segitu bagi ibu ini, selama 3 hari itu dagangannya belum terjual !! Dan untuk makan dia harus membeli nasi bungkus yang seharga 500 rupiah/bungkus.
Toloong hari ini memberi pelajaran bagitu dalam bagiku, terhenyak dari sadarku, betapa indahnya negeriku jika memiliki orang2 ikhlas seperti ibu Suriyah. Tidak tergoda oleh harta walaupun itu haknya. Aalangkah busuknya koruptor2 yang menggerogoti negeriku yang begitu rakus akan sesuatu yang bukan haknya.
Ya 4JJI, jadikan diri2 kami menjadi orang2 yang ikhlas dan hanya menharap ridho-Mu ..
Amin
Popularity: 4% [?]
Kukuh Prasetyo, Indonesian, aseli dan besar di Purbalingga Jawa Tengah, sempat tinggal di Jogja selama kurang lebih 5 tahun, sekarang di Singapura.




